Insiden mengejutkan terjadi di acara Indo Defence 2025 saat seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menepis tangan seorang jenderal asing yang hendak mendekati Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto. Kejadian ini langsung menarik perhatian banyak tamu undangan dan delegasi internasional.
Peristiwa tersebut terjadi ketika Prabowo sedang berbincang dengan sejumlah perwakilan negara sahabat di area pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista). Saat seorang jenderal asing mencoba menyapa dengan menjulurkan tangan, anggota Paspampres yang berjaga langsung menepisnya dengan refleks. Tindakan tersebut sontak menciptakan suasana canggung di tengah keramaian.
Melihat hal itu, Prabowo segera menghampiri anggota Paspampres tersebut dan menegurnya secara langsung. Ia meminta link medusa88 agar pengamanan tetap mengedepankan sikap profesional dan menghormati tamu asing, apalagi dalam forum internasional sebesar Indo Defence.
“Sopan santun itu juga bagian dari pengamanan,” ujar Prabowo dengan nada tegas namun terkendali. Ia menambahkan bahwa tindakan pengamanan harus sejalan dengan etika diplomatik dan protokol internasional.
Usai insiden tersebut, Prabowo meminta jajarannya untuk mengevaluasi standar operasional pengamanan, khususnya saat menghadapi situasi non-ancaman di forum internasional. Ia menegaskan pentingnya menjaga wibawa Indonesia di mata dunia tanpa mengorbankan keamanan pejabat negara.
Meski insiden berlangsung singkat, banyak pihak menilai respons Prabowo menunjukkan sikap kepemimpinan yang sigap, tegas, dan mengedepankan etika. Indo Defence 2025 pun tetap berjalan lancar hingga akhir, dengan partisipasi puluhan negara dan ratusan perusahaan pertahanan global.
